Laman

Seorang Wanita Rela Menyusui Anak Sapi, Setelah Ditinggal Mati Induknya

Disaat mulai terjadi pergeseran pada wanita dalam memandang kewajiban menyusui bagi anaknya, dibagian lain ada seorang wanita yang menjadi begitu simpati dengan seekor anak sapi yang belum lama ditinggal mati oleh induknya untuk melanjutkan memberikan anak sapi tersebut asupan susu dari dirinya.
Seorang wanita menyusui anak sapi yang ditinggal mati induknya
Seorang wanita menyusui anak sapi yang ditinggal mati induknya


Bayangkan saja berapa banyak bayi bayi lahir tidak mendapatkan susu dari sang ibu, padahal susu ibu (ASI) merupakan asupan gizi dan makanan terbaik bagi bayi. Justru mereka menggantikan ASI dengan susu bubuk instan yang terbuat dari pengolahan susu sapi. Tapi kini yang terjadi adalah sebalikanya, manusia menyusui sapi.

Couthi Bai seorang wanita yang tinggal di desa Kilchu India dengan penuh kerelaan dan kasih sayang menyusui anak sapi yang menjadi yatim setelah induknya mati. Memang di India yang mayoritas menganut agama Hindu, sapi mendapat tempat yang istimewa, sehingga Bai sangat menyayangi hewan ini.
Bila sapi saja disusui manusia, lantas banyak anak manusia minum susu sapi, kok jadi bingung ya
Bila sapi saja disusui manusia, lantas banyak anak manusia minum susu sapi, kok jadi bingung ya
Seperti dikutip ruanghati.com dari harian Telegraph menceritakan, Bai berkeyakinan, para Dewa akan sangat gembira dengan upayanya untuk merawat dan membesarkan anak sapi yang baru berusia 46 hari ini. Sapi merupakan hewan suci bagi umat Hindu. Oleh karenanya mendapat perlakuan yang istimewa.

Lalu apa pelajarannya bagi kita, “kalau saja sapi saja disusui manusia lalu justru banyak manusia disusui oleh sapi’ padahal bayi manusia tadi tidak yatim, alias masih memiliki ibu, bagaimana menurut Anda sobat ruanghati.com yang budiman?

Sumber:ruanghati.com

Inilah Prosesi Operasi Bayi Perempuan Yang Terlahir Dengan Buntut 12 cm

Subhanallah, Maha Suci Allah. Melihat apa yang terjadi dan menimpa kelahiran seorang bayi yang memiliki buntut memang tidak sewajarnya sebagaimana bayi pada umumnya. Kita tidak mengetahui isyarat apakah yang tersurat dalam peristiwa ini yang diberikan oleh Tuhan pada kita yang hidup sekarang dan menyaksikannya.
Prosesi pemotongan ekor yang tumbuh pada bayi perempuan yang berusia 4 bulanProsesi pemotongan ekor yang tumbuh pada bayi perempuan yang berusia 4 bulan
Tentu semuanya tidak serta merta terjadi dengan sendirinya melainkan semua terjadi atas kehendak Yang Maha Agung. Apa yang dirasakan Hou ayah bayi yang berasal dari kota Lixing propinsi Anhui Cina ini mungkin begitu heran bercampur aneh tidak habis pikir kenapa semua ini terjadi menimpa putrinya yang baru dilahirkan.

Akhirnya setelah berumur 4 bulan sang bayi beberapa hari lalu tepatnya tanggal 5 Maret 2010 menjalani operasi pemotongan buntut yang telah tumbuh sepanjang 12 cm tersebut agar kelak ia bisa tumbuh selayaknya wanita normal pada umumnya. Sebenarnya semula panjang ekor bayi ketika lahir hanya 5-6 cm saja namun seiring waktu selama 4 bulan usia bayi tumbuh menjadi 12 cm dengan diameter 3 cm.

Proses pemotongan ekor bayi ini memang sengaja tidak dilakukan pada saat baru lahir karena pertimbangan resiko yang ditimbulkan kelak. Tim medis yang menangani menilai operasi dilakukan saat kondisi fisik bayi dianggap sudah kuat dalam menjalani operasi pemotongan tersebut.
Kasus bayi tumbuh dengan ekor ini tergolong sangat langka. Kemungkinan terjadi 1 kali dalam 1 juta kelahiranKasus bayi tumbuh dengan ekor ini tergolong sangat langka. Kemungkinan terjadi 1 kali dalam 1 juta kelahiran
Masih menurut keterangan tim dokter yang menangani kasus ini seperti dikutip ruanghati.com dari China Daily menyebutkan kasus bayi berbuntut seperti ini termasuk sangat langka dan memiliki probabilitas 1 dari 1 juta kelahiran bayi ujar dokter yang sekaligus merangkap tabib Sun Juni. Masih menurut Sun, operasi pemotongan inipun sangat beresiko tinggi, sebab bila tidak dilakukan dengan sangat hati hati bisa berakibat pada kelumpuhan karena berhubungan dengan berbagai organ syaraf utama.

Semoga saja bayi perempuan ini dapat hidup normal seperti halnya wanita normal lain pada umumnya, dan kasus ini bisa kita jadikan sebagai pengingat kita pada kuasa Illahi dimana semua hal yang terjadi tidak akan lepas dari kehendak dan atau ijin Nya. Wallahualam Bishawab – Only Heaven Knows

Sumber:ruanghati.com

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails